Friday, April 27, 2007
Faizal OIAM - Maha Karya Cinta
Melihat kau bersamanya
Apakah aku yang salah
Atau hanya helah saja
Ku..
Masih mencintai diri kamu
Biar kau menjauh
Ku rindu..
Kau..
Bagaikan udara
Yang membantu aku
Untuk terus hidup di atas dunia
Tanpamu ku lemah
Pasti aku tak berdaya
Kerna kau maha karya cinta
Biarpun kau tidak mahu
Menerima kasih daku
Ku kan setia bersamamu sehingga ke akhir waktu
Ku..
Masih menyayangi diri kamu
Biar kau berlalu
Ku rindu..
Kau..
Bagaikan udara
Yang membantu aku
Untuk terus hidup di atas dunia
Tanpamu ku lemah
Pasti aku tak berdaya
Kerna kau maha karya cinta
Kau takkan dapat aku lupakan
Kerna kaulah punca cinta kita
Mengajar aku erti bahagia
Temanilah ku semula
Kau..
Bagaikan udara
Yang membantu aku
Untuk terus hidup di atas dunia
Tanpamu ku lemah
Pasti aku tak berdaya
Kerna kau maha karya cinta
Dengarlah pesanan daku
Yang akan terus menunggu..
Thursday, April 12, 2007
Akon - Smack That ft Eminem
[Akon:]
Shady
Konvict
Upfront
Akon
Slim Shady
I see the one, because she be that lady! Hey!
I feel you creeping, I can see you from my shadow
Wanna jump up in my Lamborghini Gallardo
Maybe go to my place and just kick it like tabo
and possibly bend you over look back and watch me
[Chorus (2X)]
Smack that all on the floor
Smack that give me some more
Smack that 'till you get sore
Smack that oh-oooh!
Upfront style ready to attack now
pull in the parking lot slow with the lac down
Konvicts got the whole thing packed now
Step in the club now and wardobe intact now!
I feel it down and cracked now (ooh)
I see it dull and backed now
I'm gonna call her, then I pull the mack down
Money no problem, pocket full of that now!
I feel you creeping, I can see you from my shadow
Wanna jump up in my Lamborghini Gallardo
Maybe go to my place and just kick it like tabo
and posibbly bend you over look back and watch me
[Chorus (2x)]
[Eminem:]
Ooh...Looks like another club banger
They better hang on when they throw this thing on
Get a lil drink on
They gonna flip for this Akon shit
You can bank on it!
Pedicure manicure kitty-cat claws
The way she climbs up and down them poles
Looking like one of them putty-cat dolls
Trying to hold my woodie back thru my drawers
Steps upstage didn't think I saw
Creeps up behind me, shes like "your"
I'm like ya I know lets cut to the chase
No time to waste back to my place
Starts from the club to the crib it's like a mile away
I'm more like a pal shall I say
Plus I got pal if your gal is game
In fact he is the one singing the song that's playing
"Akon!"
[Akon:]
I feel you creeping, I can see you from my shadow
Wanna jump up in my Lamborghini Gallardo
Maybe go to my place and just kick it like tabo
and posibbly bend you over look back and watch me
[Chorus]
Eminem is rollin', d and em rollin' boo
And all marvelous them rolling
Women just holding big booty rollin'
Soon I'll be on Eminem throwin "D!"
Hittin no less than "Three!"
Block wheel style like "Whee!"
Girl I can tell you want me because lately
I feel you creeping, I can see you from my shadow
Wanna jump up in my Lamborghini Gallardo
Maybe go to my place and just kick it like tabo
and posibbly bend you over look back and watch me
[Chorus]
Saturday, December 02, 2006
Irwansyah - Perempuanku
aku hanya ingin menghibur malam ini
malam yg pasti menyenangkan untukmu
dan tentu untukku
biarkan di sini aku bernyanyi
hanya untukku dan untuk menghibur kamu
dan aku yakin senyummu tulus dan jujur
hanya untukku
reff:
perempuanku engkau cintaku
tak mungkin bisa bila aku jauh darimu
bisa bila ku pasti sedih
ku cinta engkau
cinta pada perempuanku
semakin lama semakin ku tahu
maksud hati tak hanya mencintaimu
ku ingin habiskan hidupku
hanya untukmu
repeat reff
ku cinta engkau perempuanku
perempuanku
Acha Septriasa - Berdua Lebih Baik
berarak mengikutiku
pasti dia pun tau
ingin aku lewati
lembah hidup yang tak indah
namun harus ku jalani
berdua dengan mu
pasti lebih baik
aku yakin itu
bila sendiri
hati bagai lagit
berselimut kabut
(UlAnG SeMuA2x)
lihat lah awan di sana
berarak mengikutiku
pasti dia pun tau
ingin aku lewati
lembah hidup yang tak indah
namun harusku jalani
berdua dengan ku
pasti lebih baik
aku yakin itu
bila sendiri
hati bagai langit
berselimut kabut.....
uuuuuuuuuuuuu
yeyeh......
Saturday, October 07, 2006
Irwanshah - Pecinta Wanita
Cinta sejati untuk hidupku
Kurang lebih yang seperti dia
Ku harap dalam cintaku
Ku tak mau menjanjikannya
Pasti bahagia bila denganku
Biar dia rasakan sendiri
Betapa gilanya cintaku
(Korus)
Aku memang pencinta wanita
Namun ku bukan buaya
Yang setia pada seribu gadis
Ku hanya mencintai dia
Aku memang pencinta wanita
Yang lembut seperti dia
Ini saat ku akhiri semua
Pencarian dalam hidup
Dan cintaku ternyata
Yang ku mau hanyalah dia
(Ulang korus)
Saturday, September 30, 2006
Saturday, September 16, 2006
My Heart-Irwansyah & Acha
Terbiasa bersama
Menjalani kasih sayang
Bahagia ku denganmu
Pernahkah kau menguntai
Hari paling indah
Ku ukir nama kita berdua
Di sini surga kita
Korus:
Bila kita mencintai yang lain
Mungkinkah hati ini akan tegar
Sebisa mungkin tak akan pernah
Sayang ku akan hilang
If we love somebody
Could we be this strong
I will fight to win
Our love will conquer all
Wouldn't reach my love
Even just one night
Our love will stay in my heart
My heart...
Thursday, September 14, 2006
Lawatan Ke Majlis Sukan Negara





lawatan ini berlagsung selama dua hari iaitu pada 7 dan 8 september 2006..tujuan kami ke sana ialah untuk mengetahui lebih lanjut mata pelajaran sains sukan.. kami bertolak pada jam 7.30 pagi dan sampai disana pada jam 2.00 petang.. setelah diberi taklimat pendek oleh pegawai disitu kami dibawa melawat ke seluruh bangunan MSN dan ISN.. Disitu kami terserempak denga ramai atlet salah satunya Nurul Fatihah Atlet Gimnastik Negara..Ketika itu dia sedang menjalani latihan.. k nnti sy akan sambung lagi..Mengapakah kita perlu berperang?
Peperangan hanya akan membawa kesengsaraan kepada semua kehidupan di bumi. Demi memenangi peperangan ini, manusia telah mencipta senjata-senjata yang berkuasa seperti bom nuklear. Manusia mengunakan bom yang begitu kejam untuk dapatkan kemenangan, tetapi, di sebalik kejadian ini, adakah mereka terfikir akan akibatnya mereka menggunakan senjata ini?
Sebagai contoh, Hiroshima, merupakan bandar raya utama bagi negara Jepun. Pada 6 hari, bulan 8, 1945. Amerika Syarikat telah mengugurkan bom nuklear ke atasnya. Akibat daripada kejadian itu, seramai 15 ribu orang terbunuh dan 75 peratus bangunan teruk dimusnahkan. Jadi, tidak kiralah kanak-kanak, orang dewasa atau orang tua, mereka yang tidak berdosa semuanya telah terbunuh. Selain itu, peperangan di Iraq pada tahun 1991 telah menyebabkan tumbuh-tumbuhan tidak lagi subur dan binatang ternakan sering diserang penyakit yang tidak dapat dikesan.
Cuma ini saja ke jalan penyelesaian? Terlalu ramai nyawa manusia yang terkorban demi masa depan yang kita impikan, inikah keadilan? Takkan kita masih tidak sedar akan akibatnya daripada peperangan yang tidak berpalahan ini? Kita semua mungkin boleh hidup, tanpa perlu menanggung derita peperangan, tetapi kita telah memilih jalan itu untuk berperang. Semua itu untuk siapa? Untuk melindungi? Untuk apa? Untuk diri sendiri? Untuk masa depan? Masa depan yang diperoleh dengan sebegitu banyak pengorbanan, itukah masa depan yang kita impikan? Mereka yang telah terkorban dalam peperangan, bagaimana pula dengan masa depan mereka? Adakah berperang demi masa depan yang kita impikan, hanya boleh dicapai dengan tangan yang berlumuran dengan darah, itukah hakikatnya? Mengapa kita masih tidak sedar lagi akan perbuatan kita yang tidak berperikemanusiaan ini? Berapa ramai lagi yang perlu dikorbankan?
Demi mencari kehidupan yang kita impikan, manusia telah menggunakan senjata yang begitu kejam untuk dapatkan kemenangan, adakah itu patut? Semua yang tidak berdosa, telah terbunuh. Disebabkan peperangan, kawan telah menjadi musuh, hubungan yang begitu rapat sekalipun terpaksa dipisahkan. Disebabkan peperangan, mereka yang tidak berdosa, terpaksa dikorbankan! Jadi mengapa? Mengapa kita masih nak berperang lagi? Kita masih perlu berusaha sampai bila, barulah peperangan ini boleh ditamatkan?!!
Adakah semua ini berpunca daripada senjata? Ataupun keangkuhan diri manusia sendiri?
Sebagai contoh: Jika kita telah membunuh seseorang,
Ibubapa kepada orang itu pasti akan bencikan kita,
Sebaliknya, jika kamu telah dibunuh,
Takkanlah ibubapa kamu tidak benci akan orang itu?
Jadi, apabila kita telah saling bunuh sesama sendiri, peperangan hanya akan menjadi semakin sukar untuk ditamatkan. Peperangan membawa kesengsaraan kepada manusia dan menyebabkan manusia saling bunuh-membunuh, jika itulah hakikatnya, kenapalah kita tidak tamatkannya dan mencipta satu era yang aman damai?
Thursday, August 10, 2006
Wednesday, July 12, 2006
Al-FATIHAH
Saturday, July 08, 2006
Friday, July 07, 2006
Thursday, May 11, 2006
The Mischievous Princess

Synopsis:
Xiao Long Xia operates an illegal gambling den to make some easy money. Zhu Yun sneaks out of the palace and happens to be at the gambling den one day. He is touched to know that Xiao Long Xia uses the money she wins to help the refugees outside the town.
Xiao Long Xia's friends intend to rob a rich man to get some money. They rob Bai Yun Fei mistakenly. Xiao Long Xia uses the stolen jewelries to help the refugees again but keeps an exotic-looking bangle for herself.
Because of this stolen bangle, Bai Yun Fei, Xiao Long Xia and Zhu Yun get into a fight. Zhu Yun helps Xiao Long Xia because he thinks that Xiao Long Xia is a good-natured person who helps the needy. Bai Yun Fei finally knows that it is a misunderstanding and he forgives Xiao Long Xia. The three of them even become sworn brothers. Xiao Long Xia only knows them as Bai Yu and Yin Kuang but not their true identity. Bai Yun Fei gives the bangle to Xiao Long Xia as a gift, knowing that she likes it very much.
Zhu Yun has been looking for a person who can open the "Jiu Lian Huan" given to him by a monk. This is made of jade and there are multiple rings that are intertwined. The monk tells him the person who can open the "Jiu Lian Huan" will become an important person to Zhu Yun. Xiao Long Xia sees that Zhu Yun is troubled with this thing and she breaks it with a sword. Zhu Yun is first shocked by her impulsiveness but later begins to see that her is the important person in his life.
Xiao Long Xia gets into a fight with Advisor Wen's son, Wen Tao. Advisor Wen is also the right-hand man of the Emperor. Wen Tao gets badly injured by Xiao Long Xia's master. Bai Yun Fei accidentally overheard Xiao Long Xia's brother, Si Tu Jian Nan, reveal Xiao Long Xia's identity as Si Tu Jing and he is amused that she is a lady. He begins to feel differently towards her.
Si Tu Jian Nan gets framed for injuring Wen Tao. He gets caught and put into jail. Xiao Long Xia wants to see the Emperor to seek his understanding and she thinks of a way to trap the Emperor when he gets out of the palace. Xiao Long Xia is shocked to know that Yin Kuang is actually Emperor Zhu Yun. As promised, Zhu Yun saves Si Tu Jian Nan.
Zhu Yun visits the Si Tu family. His motive is actually to see Xiao Long Xia. Xiao Long Xia runs into the hall without knowing that the Emperor is here. Zhu Yun is lost for words when he sees Xiao Long Xia dressed in a lady's costume. He is pleased to know that she is a girl, and a very beautiful one too. Zhu Yun is equally surprised to know that Bai Yu is actually Bai Yun Fei when he summons him into the palace. He is happy that his sworn brother will be his future brother-in-law but is puzzled that Bai Yun Fei seems reluctant to marry An Ning. After some investigation, Zhu Yun finds out that Bai Yun Fei is in love with Si Tu Jing. He feels jealous and starts to realize that he has fallen for Si Tu Jing too.
Zhu Yun summons Si Tu Jing to the palace. He tells her that he is troubled by the idea of crowning Advisor Wen's eldest daughter, Wen Mei-Er as his queen. Si Tu Jing is puzzled that Zhu Yun is discussing such personal issues with her, but she gives him some witty ideas anyway. Zhu Yun always feels happy with Si Tu Jing around and he hopes that he can have her in the palace forever. However, knowing Si Tu Jing is still too young to understand love relationships, he decides to let nature takes its own course.
Si Tu Jian Nan is in love with Wen Qiao who is the younger daughter of Advisor Wen. Unfortunately, Wen Qiao is betrothed to Qi Guo Hou's son. Qi Guo Hou is one of the potential rebels of the dynasty. Advisor Wen and Qi Guo Hou are in collaboration on some big plans.
Si Tu Jing wants to see Zhu Yun again. She wants him to help her brother marry Wen Qiao. Zhu Yun desires to see Si Tu Jing but he is avoiding her because he is unable to help her this time. Zhu Yun is worried that Si Tu Jing may approach Bai Yun Fei for help if he refuses to see her. He is worried that Bai Yun Fei may win over Si Tu Jing over time. Though Zhu Yun loves her, he does not want to use his Emperor status to force her to him.
Zhu Yun meets Si Tu Jing at her house. He is delighted to see her. At the garden, he holds her hand and looks into her eyes. Si Tu Jing turns away, feeling embarrassed. Zhu Yun tells her that he wants to be able to look at her forever. He wants her to stay in the palace and accompany him forever. Si Tu Jing is happy but she is not sure if Zhu Yun is just joking. Zhu Yun starts telling her about how he wants her to compete with Wen Mei Er and how he likes her aggressiveness. Si Tu Jing mistakens that Zhu Yun wants to make use of her to chase Wen Mei Er away and she walks away, feeling upset.
Si Tu Jian Nan and Wen Qiao are caught when they elope. Si Tu Jing approaches Zhu Yun for help. She offers to stay with him in the palace in exchange for letting go of Si Tu Jian Nan and Wen Qiao. Zhu Yun is disappointed that Si Tu Jing makes such a deal with him. He rejects her and tells her that he will not accept her if she has no feelings for him. Zhu Yun uses his wit to help Si Tu Jian Nan marry Wen Qiao and Si Tu Jing feels touched by his gesture.
Bai Yun Fei tells Zhu Yun that he does not want to marry An Ning because he loves Si Tu Jing. Upon knowing this, Zhu Yun's mother asks that Bai Yun Fei be killed immediately. Si Tu Jing goes to his rescue and is caught for faking an Emperor's summon. She knows that by doing that, she is going to get herself and her family killed but she wants to save Bai Yun Fei. On the other hand, she wants to protect Zhu Yun too. If Bai Yun Fei is killed, King Yun Nan will definitely start a war against Zhu Yun. Si Tu Jing does not want that to happen. Zhu Yun visits her in the jail. She confesses to him that she has fallen in love with him too and she is willing to die for him. Zhu Yun is touched by her.
Zhu Yun manages to save Bai Yun Fei and Si Tu Jing once again. He meets her when she is released from the jail. Upon seeing Zhu Yun at her house, Si Tu Jing runs towards him and hugs him tightly. She tells him that as long as he still wants her, she is willing to spend the rest of her life with him. Zhu Yun promises her that he will take care of her. Si Tu Jing gives him a peck on the cheek and they embrace.
Bai Yun Fei knows that Zhu Yun is worried that King Yun Nan will team up with Qi Guo Hou against him. He approaches Zhu Yun to strike a deal. He wants to break the marriage with An Ning and he wants to marry Si Tu Jing. Zhu Yun is furious with his request and he tells Bai Yun Fei that he will never allow him to have Si Tu Jing.
An Ning manages to convince Bai Yun Fei to give up the idea of marrying Si Tu Jing because she only loves Zhu Yun. Bai Yun Fei also realizes that he has been blinded by Si Tu Jing only and not able to see that there is a nice lady supporting him all this while who is An Ning. He begins to like An Ning gradually.
Si Tu Jing finds out that she is the princess of the previous dynasty. This news gives Advisor Wen the opportunity to kill the Si Tu family. While Zhu Yun is out of palace, Advisor Wen gets the approval from Zhu Yun's mother to kill the Si Tu family immediately. Zhu Yun manages to stop them in time. Upon seeing Si Tu Jing, he hugs her, feeling relieved that she is not killed. He tells her that he does not care who she is and he just wants to love her and take care of her forever.
King Yun Nan catches An Ning as a hostage to threaten Zhu Yun. Si Tu Jing convinces Zhu Yun that she wants to represent him to negotiate with King Yun Nan. Zhu Yun agrees. King Yun Nan is surprised to see Si Tu Jing because she resembles his sister. Upon confirming Si Tu Jing's identity as the princess of the previous dynasty, he tells her that she is his niece and begins to relate her mom's tragedy to her. Si Tu Jing tricks King Yun Nan into an agreement of a peace treaty. Zhu Yun on the other hand is worried for Si Tu Jing's safety and he fights his way into King Yun Nan's palace to save her. Seeing that she is safe and has striked an agreement with King Yun Nan, he is pleased.
Si Tu Jing becomes the Queen and the palace is full of life. Zhu Yun is all smiles when he announces that the Queen has delivered a pair of twins.
Credit For spcnet.tv
Sunday, April 30, 2006
Friday, April 28, 2006
Dewa 19 - Laskar Cinta
berhati-hatilah dirimu kepada hati-hati yang penuh kebencian yang dalam
Karena sesungguhnya iblis ada dan bersemayam di hati yang penuh dengan benci dan yang penuh dengan prasangka
Reff:
laskar cinta…
Sebarkanlah benih-benih cinta
musnahkanlah virus-virus benci
virus yang bisa rusakkan jiwa dan busukkan hati
laskar cinta…
Ajarkanlah ilmu tentang cinta
karena cinta adalah hakikat dan jalan yang terang bagi semua umat manusia
**Jika kebencian meracunimu…kepada manusia lainnya
maka sesungguhnya iblis sudah berkuasa atas dirimu
maka jangan pernah berharap aku akan mengasihi menyayangi manusia-manusia
yang penuh benci seperti kamu.
Back to reff:
Wahai jiwa-jiwa yang tenang jangan sekali-kali kamu
mencoba jadi Tuhan dengan mengadili dan menghakimi
Bahwasanya kamu memang tak punya daya dan upaya
serta kekuatan untuk menentukan kebenaran yang sejati.
Bukankah kita memang tercipta laki-laki dan wanita
dan menjadi suku-suku dan bangsa-bangsa yang pasti berbeda
Bukankah kita memang harus saling mengenal dan menghormati
bukan untuk saling bercerai-berai dan berperang angkat senjata













